Belajar Menghargai Waktu -1-

>>>Belajar Menghargai Waktu -1-

 

Belajar Menghargai Waktu -1-

Saudaraku…
Waktu ini jika sudah berlalu tak kan berulang, walaupun kita bayar puluhan juta, tetap tidak akan berulang.

Maka sangat beruntung orang yang mampu menghargai waktu, karena hanya mereka yang berusaha menjadikan setiap detik waktunya bermanfaat.

Beliau Syamsuddin Mahmud bin Abdurrohman al Ashbahany (674 – 749 H), seorang yang fakih juga ahli tafsir adalah salah satu contoh ulama yang memandang waktu begitu berharga.

Sahabat beliau menceritakan:
“Bahwa al Imam Syamsuddin senantiasa menahan diri dari banyak makan dan minum, bagi beliau banyak makan dan minum itu menyebabkan sering pergi ke kamar mandi dan hal itu dikhawatirkan akan membuang waktu belajar beliau, walaupun hajat.”
(al Durar al Kaminah 6/85)

Subhanallah…
Sungguh berbeda dengan sebagian pelajar sekarang -semoga Allah memberi taufik kepada mereka –
yang malah menjadikan pergi ke kamar mandi sebagai alasan untuk meninggalkan pelajaran.

Mari…
Sudah saat nya, kita belajar menghargai waktu.

🍃Ya Allah hanya kepada-Mu kami memohon hidayah dan taufik, serta keselamatan dunia dan akhirat. 🍃

📝Asrama lipia lantai 4,
Senin, 7 jumàdà al àkhira 1438

Fachrurozi

By | 2017-11-26T07:07:46+00:00 November 26th, 2017|

Leave A Comment