Project Description

❓ Tanya Jawab Cinta Sehat
🖇 PERSIAPAN KEHAMILAN YANG SEHAT
PERTANYAAN:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dokter, ana izin bertanya. Nutrisi apa saja yang harus ana persiapkan untuk membuat kesuburan rahim? Agar ketika menikah nanti ana bisa langsung hamil. Jazaakallahu khayran

JAWABAN:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi washshalatu wassalamu ‘ala rasulillah.

Berkaitan dengan nutrisi khusus dalam persiapan pernikahan, hal itu lebih berkonteks pada mempersiapkan kehamilan yang sehat, bukan terkait dengan kesuburan.

Pada umumnya gizi seimbang yang dikonsumsi sudah mendukung “kesuburan” pria maupun wanita. Jika kemudian muncul kondisi dimana istri sulit hamil, maka hal itu lebih terkait pada permasalahan fisiologis maupun anatomis pada suami atau istri.

Terkait dengan nutrisi bagi wanita yang mempersiapkan kehamilan, ada dua bahasan yang ingin kami sampaikan.

1. STATUS GIZI CALON IBU
Status gizi penting diperhatikan untuk mewujudkan kesehatan ibu hamil maupun janin yang dikandungnya. Status gizi dinilai dengan indeks massa tubuh (IMT), yang dalam bahasa Inggris disebut dengan body mass index (BMI).

IMT adalah hasil pembagian massa badan (kg) dengan tinggi badan kuadrat dalam meter (m2). Berdasarkan IMT, status gizi manusia dewasa Asia -termasuk Indonesia- dikategorikan sebagai berikut (Jidi et al., 2000).

Underweight : <18.5
Normal : 18.5 – 22.9

Overweight : 23
Berisiko : 23.0 – 24.9

Obese I : 25.0 – 29.9
Obese II : 30

Kondisi ideal untuk kehamilan ialah IMT normal, yaitu 18.5 – 22.9 kg/m2.

Kondisi underweight berkaitan dengan risiko berat lahir rendah dan kelahiran prematur. Janin dari ibu yang berstatus gizi underweight juga lebih berisiko mengalami kelainan kongenital berupa gastroschisis.

Selain underweight, overweight juga tidak baik untuk kehamilan. Kondisi overweight meningkatkan risiko diabetes, diabetes dalam kehamilan, dan hipertensi. Kondisi tersebut berpengaruh pada gangguan kehamilan seperti makrosomia (berat lahir janin terlalu besar), distosia bahu, kebutuhan kelahiran caesar, kelainan kongenital, gangguan pertumbuhan janin, aborsi spontan, kematian janin, pre eklampsia, dan eklampsia.

Dengan demikian, perlu usaha agar calon ibu memiliki indeks masa tubuh yang normal. Pada calon ibu dengan underweight perlu dilakukan skrining gangguan makan. Wanita dengan kondisi overweight direkomendasikan untuk menjalani program penurunan berat badan (Farahi dan Zolotor, 2014).

2. NUTRISI KHUSUS PERSIAPAN KEHAMILAN
Wanita usia subur direkomendasikan untuk mengkonsumsi suplemen asam folat dan zat besi (Bhutta et al, 2013). Studi menunjukkan bahwa pemberian asam folat dapat menurunkan risiko kecacatan neural tube defect (NTD) pada bayi, memperbaiki berat lahir, serta mengurangi risiko anemia megaloblastik. Suplemen asam folat hendaknya dikonsumsi setiap hari.

Adapun pemberian suplemen zat besi dapat menurunkan risiko anemia hingga 27%. Wanita usia subur direkomendasikan mengkonsumsi suplemen zat besi secara intermiten (satu, dua, atau tiga kali dalam sepekan).

Pencegahan anemia penting bagi wanita yang mempersiapkan kehamilan. Anemia dalam kehamilan berdampak buruk bagi janin maupun ibu. Pada janin, anemia dapat memicu gangguan pertumbuhan janin.

Anemia pada akhir kehamilan meningkatkan risiko perdaraan saat dan setelah persalinan. Terdapat panduan tersendiri untuk mengatasi anemia dalam kehamilan.

Demikian sedikit panduan tentang nutrisi bagi calon ibu. Semoga dapat menjadi wasilah lahirnya keturunan yang sehat dan shalih. Namun demikian, yang utama ialah memohon dan bertawakkal kepada Allah Ta’ala. Wallahu a’lam.

✒ Dijawab oleh: dr. Afif Azhrul Firdaus

Referensi:
– Bhutta, ZA, Das, JK, Rizvi, W, Gaffey, MF, Walker, N, Horton, S et al. 2013, Evidence-based interventions for improvement of maternal and child nutrition: what can be done and at what cost?, Maternal and Child Ntrition, vol. 382(9890).

– Farahi, N and Zolotor, A 2014, American Family Physician – Recommendations for Preconception Counseling and Care, Indian Journal of Clinical Practice, Vol. 24(11).

– Jidi, C, Cockram, C, Gin, HK, Noor, MI, Lee, TH, Litonjua, A et al. 2000, The Asia-Pasific Redefining Obesity and It’s Treatment, WHO International Obesity TaskForce.

• Link Konsultasi Kesehatan:
https://cintasedekah.org/cinta-sehat/
https://cintasedekah.org/cinta-sehat/

_____
📲 YUK, JOIN WAG KESEHATAN CS PEDULI
▪️ Ikhwan: https://bit.ly/WAG_Ikhwan
▪️ Akhwat: https://bit.ly/WAG_Akhwat
⁣⁣_____
📱 Official Sosial Media Yayasan Cinta Sedekah⁣⁣
▪️ fb.com/CSPeduli⁣⁣
▪️ instagram.com/CSPeduli⁣⁣
▪️ youtube.com/c/CSPeduli⁣⁣
▪️ t.me/CSPeduli⁣⁣
▪️ twitter.com/CSPeduli⁣⁣
⁣⁣
📜 Layanan CS :⁣⁣
▪️ cintasedekah.org/kalkulator-zakat⁣⁣
▪️ bit.ly/jadwalkajianapp⁣⁣
▪️ cintasedekah.org/aplikasi-cinta-sehat⁣⁣
⁣⁣
🌏 https://cintasedekah.org/donasi