Ibu IKD, warga Kota Langsa, Aceh,Ā sudah lama terbaring sakit karerna komplikasi penyakit yang dideritanya. Tubuhnya semakin lemah, hingga aktivitas sehari-hari pun tak lagi bisa beliau lakukan.
Hidup dengan mengharapkan bantuan dari keponakan. Beberapa tahun terkahir, keseharian beliau dirawat oleh keponakannya (anak dari adik beliau) yang tinggal berdekatan
. Namun kondisi ekonomi keluarga ini sangat terbatas. Suami dari sang keponakan hanua seorang nelayan dengan penghasilan sekitar Rp75.000 per hari. Itu pun hanya cukup untuk makan ala kadarnya. Apa yang mereka makan, itulah pula yang dimakan ibu IKD.
Beliau mengidap komplikasi penyakit. Rambut beliau kini banyak rontok, mungkin akibat terlalu sering mengonsumsi obat. Ujian hidupnya semakin berat setelah suaminya meninggal dunia pada tahun 2023. Pernikahan mereka hanua siri, sehingga dokumen resmi seperti KTP dan KK belum di[erbarui. Ibu IKD pun tidak memiliki anak yang bisa menjadi tempat bersandar. Di Tengah kondisi sulit ini, bliau masi menanggung utang sebesar Rp1.000.000, yang dulu digunakan untuk memperbaiki rumahnya dengan bantuan tetangga.
Ā
Mari bantu orang yang membutuhkan ulursan tangan kita.
===
⨠Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga akhirat, dan Allah balas dengan surga.
š Yuk terus berbagi kebaikan!
š Donasi via:
šĀ BSI 7814 5000 76 | a.n. CINTA SEDEKAH ARMALA
š Konfirmasi:
0812 5000 170 (Kak Firdaus Bahan)