Hidup sendiri, sakit-sakitan dan kehidupan yang pas-pasan, Namun dalam kondisi lemah seperti itu, beliau tetap menjaga sholat tepat waktu. Bahkan sering bertanya pada tetnagga, "Sudah masuk waktu shalat atau belum?" agar ibadahnya tidak tertinggal.
Hidup di Pulau, Tanpa Akses Air Bersih. Qadarullah, Ibu Siti Hajar kini hidup seorang diri. Kedua anaknya sudah menikah dan tidak tinggal bersamanya. Satu tinggal di Banda Aceh, satunya lagi di dekat rumah beliau. Namun, penghasilan mereka pas-pasan. Jika ada rezeki lebih, anaknya yang dekat kadang membelikan makanan, jika tidak ada, tetangga yang dengan penuh iba membantu menyuapkan rezeki untuk beliau. Anak yang jauh pun tidak bisa rutin mengirim, terkadang hanya Rp200.000 per bulan, bahkan pernah hingga tiga bulan tidak ada kiriman sama sekali.
Dengan keterbatasan pengelihatan, beliau tetap semangat beribadah.Ibu Siti Hajar sendiri tengah berjuang dengan penyakit komplikasi, ditambah penglihatan beliau yang sudah tidak jelas lagi karena katarak. Sehari-hari beliau hanya bisa terbaring atau duduk di teras rumah sambil meraba-raba. Namun dalam kondisi lemah seperti itu, beliau tetap menjaga shalat tepat waktu. Bahkan sering bertanya pada tetangga, “Sudah masuk waktu shalat atau belum?” agar ibadahnya tidak tertinggal. Untuk obat rutin (diabetes dan lainnya), biasanya beliau membeli paket seharga Rp150.000. Namun sejak lama obat itu habis, dan ketika meminta anaknya membelikan, jawabannya hanya, “Sabar Mak, belum ada uangnya.”
Berjuang hidup sendiri di rumah kontrakan. Rumah yang beliau tempati pun bukan milik pribadi, melainkan sewa Rp300.000 per bulan, yang kini sudah menunggak 6 bulan lamanya. Anaknya sudah mengajak beliau tinggal bersama, tapi Bu Siti Hajar menolak karena tidak ingin merepotkan.
Mari bantu janda atau armalah yang benar-benar membutuhkan uluran tangan kita.
===
✨ Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga akhirat, dan Allah balas dengan surga.
🕌 Yuk terus berbagi kebaikan!
📌 Donasi via:
🔗 BSI 7814 5000 76 | a.n. CINTA SEDEKAH ARMALA
📞 Konfirmasi:
0812 5000 170 (Kak Firdaus Bahan)