Spina Bifida adalah cacat lahir pada tulang belakang dan saraf tulang belakang, di mana tulang belakang bayi tidak menutup dengan sempurna saat masih dalam kandungan.
Kondisi perjuangan ummu aisyah. Ibu SNH (Ummu Asiyah) tinggal di rumah kontrakan Rp400.000/bulan. Suaminya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan tidak menentu. Di tengah keterbatasan itu, beliau tetap setia mendampingi keluarga.
saat ini beliau juga Beliau mengidap penyakit SB spina bifida. Spina Bifida adalah cacat lahir pada tulang belakang dan saraf tulang belakang, di mana tulang belakang bayi tidak menutup dengan sempurna saat masih dalam kandungan. Jadi beliau untuk berjalan susah.
Keterbatasan tidak menghalangi semangat belajar. Semangat beliau masyaallah dalam mencari ilmu dan bermajelis. dimanapun lokasinya tetap menyempatkan datang dengan bantak keterbatasan. Seorang ustadz bercerita: "Setiap kali melihat beliau datang ke kajian, meski dengan keterbatasan, hati ini selalu tersentuh. Beliau menjadi motivasi bagi saya untuk tidak malas menuntut ilmu."
Dukungan suami yang luarbiasa. Beliau ke kajian selalu bersama suaminya dan menggendong anaknya yang masih kecil di tengah Ketika sampai ke lokasi kajian, suaminya turun lebih dahulu, kemudian memasang standar dua untuk motornya, lalu mengambil alat bantu jalan (berdiri) dan menyimpannya di area akhwat. Kemudian balik lagi ke motor dan menggendong anaknya dan membawanya ke lokasi akhwat, kemudian suaminya kembali lagi dan menggendong istrinya dan membawanya ke area akhwat. Ketika ana melihat hal seperti ini ana berdo'a semoga Allah menganugerahkan surga bagi mereka, selain itu juga ada rasa penyesalan dalam diri jika tidak maksimal dalam kajian.
Mari dukung program bantuan Kesehatan agar semakin banyak saudara-saudari kita yang mengalami kesulitan bisa dibantu dengan merinngankan bebannya.
===
⨠Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga akhirat, dan Allah balas dengan surga.
š Yuk terus berbagi kebaikan!
š Donasi via:
šĀ BSI 7814 5000 41 | a.n. CINTA SEDEKAH SOSIAL
š Konfirmasi:
0812 5000 170 (Kak Firdaus Bahan)