Penjelasan Tentang Penyakit Syaraf Secara Umum #1 – dr. Desin Pambudi Sejahtera MSc, Sp.S

Sakit saraf adalah kondisi di mana terjadi gangguan pada sistem saraf. Ketika sistem saraf terganggu, maka penderitanya bisa kesulitan bergerak, berbicara, menelan, bernapas, atau berpikir. Penderita juga bisa mengalami gangguan pada ingatan, panca indera, atau suasana hati.

Sistem saraf manusia dibagi menjadi dua, yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Saraf pusat manusia terdiri atas otak dan saraf tulang belakang. Saraf tepi terdiri dari serabut saraf yang bertugas menghubungkan antara berbagai organ tubuh manusia dengan sistem saraf pusat. Secara bersama-sama, ketiga bagian sistem saraf tersebut berfungsi mengontrol semua fungsi tubuh.

Beberapa fungsi tubuh yang dikontrol oleh sistem saraf adalah:

  • Pertumbuhan dan perkembangan otak
  • Sensasi dan persepsi
  • Pikiran dan emosi
  • Proses belajar dan ingatan
  • Pergerakan, keseimbangan dan koordinasi tidur
  • Pemulihan dan rehabilitasi
  • Suhu tubuh
  • Pernapasan dan detak jantung.

Ada tiga tipe saraf pada tubuh manusia, yaitu:

  • Saraf otonom. Saraf ini berfungsi mengontrol gerakan tubuh yang tidak disadari atau gerakan tubuh setengah disadari seperti detak jantung, tekanan darah, pencernaan, dan pengaturan suhu tubuh.
  • Saraf motorik. Jenis saraf yang mengontrol gerakan dengan mengirimkan informasi dari otak dan tulang belakang menuju ke otot.
  • Saraf sensorik. Saraf ini akan mengirimkan informasi dari kulit dan otot kembali ke tulang belakang dan otak. Informasi ini diproses agar manusia merasakan sakit atau sensasi lainnya.

Simak video lengkapnya di :

➖➖➖➖➖➖➖

FB | IG | YT | Telegram | Twitter @CSPeduli
Layanan CS :
cintasedekah.org/kalkulator-zakat
bit.ly/jadwalkajianapp
cintasedekah.org/donasi

➖➖➖➖➖➖➖