بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ 

Alhamdulillah, atas izin Allâh Ta’ala Yayasan Cinta Sedekah sejak tahun 2015 hingga saat ini dapat memberikan kontribusi dakwah islam di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Melalui kumpulan Ebook Pdf CS Peduli Dakwah ini, semoga dapat bermanfaat untuk khalayak kaum muslimin sehingga dapat menambah wawasan keIslaman serta dapat memahami islam sesuai pemahaman salafush shalih.

Kami ucapkan jazakumullah khairan kepada seluruh pihak yang telah mendukung Yayasan Cinta Sedekah sehingga dapat merealisasikan program-program sosial dan dakwah islam hingga hari ini. Semoga menjadi pahala kebaikan di akhirat kelak.

Barakallahu fikum
Yayasan Cinta Sedekah

Puji syukur kehadirat Allah subhanahu wa ta’ala, yang hanya karena berkat dan dengan rahmat-Nya penulis meski tertatih berhasil menyelesaikan penulisan buku dengan judul:

Metode Ahlissunnah Dalam Bermuamalah Dengan Penguasa (Ringkasan kitab Muamalatul Hukkam).

Kitab ini adalah tulisan dari salah seorang ulama ahlissunnah terkemuka di era ini. Asy-Syaikh Abdussalam Barjas rahimahullahu ta’ala. Berisi nukilan Al-Qur’an dan As-Sunnah serta perkataan para ulama’ salaf. Yang akan memberikan secercah cahaya kepada kita agar kita bisa meniti indahnya sunnah Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam didalam berilmu, beraqidah, beramal, berdakwah dan beragama. Serta meneladani cara bersikap para ulama’ salaf di dalam bermuamalah terhadap penguasa kaum muslimin.

Kitab ini sangat sarat faidah manhajiyah yang amat kita butuhkan. Dimana pada zaman ini banyak sekali kalangan yang mengklaim sebagai pengikut sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Akan tetapi pada tataran praktek mereka belum sepenuhnya menerapkan sunnah dalam sikap dan cara beragama mereka. Terutama yang berkaitan dengan seni bermuamalah dengan penguasa kaum muslimin.

Atas taufik dan anugrah dari Allah, penulis pernah mengkaji kitab ini bersama beberapa kalangan. Sehingga penulis membuat
ringkasan kitab ini pada setiap pertemuan hingga selesai. Penulis juga mencantumkan beberapa pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan tema kajian berikut dengan jawabannya sesuai dengan sedikit kadar keilmuan yang penulis ketahui.

Tak lupa nasehat, kritikan membangun serta koreksi ilmiyyah kami nantikan dari para pembaca yang budiman. Karena tak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang selamat dari aib dan kekurangan.

Semoga Allah ta’ala menjadikan upaya yang sedikit ini menjadi sesuatu yang ikhlas karena mengharap ridha dan wajah Allah semata. Serta membawa manfaat bagi Islam dan kaum muslimin. Aamiin.

Klaten Hadiningrat, 02 Ramadhan 1441H
abulaswad

DI RUMAH SAJA USTADZ YAZID BIN ABDUL QADIR JAWAS HAFIZHAHULLAH

Diantara nikmat yang besar adalah nikmat islam, nikmat iman, nikmat sunnah, nikmat sehat wal ‘afiat, nikmat diberikan ilmu yang bermanfaat, diberikan taufiq oleh Allah untuk membaca al-Qur’an, hadits, buku-buku yang bermanfaat dan tulisan-tulisan yang bermanfaat yang dapat menambah ilmu, iman, dan amal sholeh.

Mudah-mudahan yang saya tulis ini termasuk ilmu yang bermanfaat, yang kita selalu mohon kepada Allah setiap pagi agar diberikan ilmu yang bermanfaat.

Sekarang ini himbauan Pemerintah dan pihak-pihak yang terkait menghimbau kita untuk “DI RUMAH SAJA”. Karena itu sejak awal Maret 2020, sejak tersebarnya wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia, semua sekolah, kampus, dan pondok-pondok diliburkan. Begitu pula yang kerja dikantor-kantor dan lainnya juga dianjurkan untuk kerja dirumah.

Himbauan ini baik, dan kita bersyukur kepada Allah dengan adanya himbauan ini. Himbauan pemerintah ini dalam rangka menarik maslahat dan menolak bahaya. Upaya pemerintah supaya memperkecil dan mempersempit penyebaran wabah virus corona di seluruh daerah dan kota di Indonesia.
Himbauan “DI RUMAH SAJA”, Alhamdulillah sudah berjalan hampir di seluruh Indonesia. Nah, sekarang bagaimana sikap kita dengan himbauan ini dan bagaimana sikap kita sebagai seorang Muslim bermuamalah dengan himbauan ini?

ENAM PILAR BUKTI BUTUHNYA HAMBA KEPADA ALLAH DI MASA-MASA SULIT NASIHAT SEPUTAR WABAH CORONA SYAIKH SHOLEH BIN ABDULLLAH AL-USHOIMIY

Segala puji bagi Allah yang Maha melakukan apa yang Dia kehendaki dan Maha memutuskan apa yang Dia inginkan. Aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang hak kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, sebagai persaksian tauhid. Aku pun bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah atas beliau, keluarga dan para sahabatnya, dengan sholawat yang sempurna lagi kekal hingga hari kiamat. Amma ba’du:

Kaum Mukminin, sesungguhnya butuhnya hamba kepada Allah subhanahu wa ta’ala merupakan hal penting yang harus ia miliki. Allah ta’ala berfirman:

ِ“Wahai sekalian manusia, kalianlah yang memerlukan Allah, dan Allah Dia-lah yang Maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi
Maha terpuji.” (QS. Fathir: 15)

Pentingnya hal tersebut lebih ditekankan lagi pada masa-masa sulit dan ketika adanya hajat di tengah umumnya manusia. Sebab manusia itu, apabila tertimpa kesulitan dan kesempitan, mereka sangat butuh kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Dan butuhnya hamba kepada Allah di dalam Syariat Islam terbukti jelas pada enam pilar agung berikut:

FIQIH RAMADHAN MENITI HARI DI BULAN YANG DIBERKAHI USTADZ ABUL ASWAD AL BAYATY HAFIZHAHULLAH

Ibadah tanpa ilmu bisa lebih banyak merusak dibandingkan memperbaiki? Ya, sebagaimana yang dikatakan Umar bin Abdil Aziz rahimahullah bisa berimbas seperti itu. Oleh karena itu, hendaknya kita mempelajari ilmu tentang Agama dari yang paling pokok dan dasar seperti rukun iman dan rukun islam.

Ibadah Puasa termasuk di dalam rukun islam, sudah sepantasnya kita mempelajari Ilmu-ilmu dasar yang ada di Bab Puasa (seputar Fiqih Ramadhan).

Meniti Hari Di Bulan Yang Diberkahi karya Ustadz Abul Aswad ( Dwi Jarwanto ) hafizhahullah (Alumni MEDIU & Dewan Konsultasi Bimbingan Islam) dengan mengerjakan Soal Fiqih Ramadhan berikut ini:

SALURKAN DONASI ANDA KE:

INFAQ

norek-infak-cintasedekah-noshadow

ZAKAT

WAKAF

norek-wakaf-cintasedekah-noshadow

SOSIAL

norek-sosial-cintasedekah-noshadow

DAKWAH

AL-QUR’AN

ARMALA/JANDA

QURBAN