▪️ Ahad, 21 Sya’ban 1442 H | 04 April 2021 M
👤 Ustadz Abul Aswad Al Bayaty hafizhahullah
📗 Tematik | Pembahasan Buku Fiqih Ramadhan – Meniti Hari Di Bulan Suci
🔊 Sesi Ke-14 | Bab 13 – Hal – Hal Yang Harus Ditinggalkan Ketika Puasa



1. Berkata dusta

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh kepada perbuatan dia didalam meninggalkan makan dan minum.” (HR. Bukhari : 1903).

2. Perbuatan yang sia-sia dan porno.

Imam Muhammad bin Al-Fadhl bertutur :

جوارحك كلها أمانات عندك أمرت فى كل واحدة منها بامر فامانة العين الغض عن المحارم والنظر بالاعتبار وامانة السمع صيانتها عن اللغو والرفث وإحضارها مجالس الذكر وامانة اللسان اجتناب الغيبة والبهتان ومداومة الذكر وامانة الرجل المشي الى الطاعات والتباعد عن المعاصي وامانة الفم ان لا يتناول به الا حلالا وامانة اليد ان لا يمدها الى حرام ولا يمسكها عن المعروف وامانة القلب مراعاة الحق على دوام الأوقات حتى لا يطالع سواه ولا يشهد غيره ولا يسكن الا اليه

“Anggota badanmu semuanya adalah amanah, setiap satu dari masing-masing anggota badan kalian, diperintahkan dengannya suatu perintah. Amanahnya mata dengan menundukkan pandangan dari melihat hal-hal yang haram. Amanahnya pendengaran adalah dengan menjaganya dari mendengar perkataan yang sia-sia dan porno, dan menggunakannya untuk mendengarkan majelis dzikir.

3. Berteriak-teriak/bertengkar

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الْأَكْلِ وَالشُّرْبِ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ، فَإِنْ سَابَّكَ أَحَدٌ أَوْ جَهِلَ عَلَيْكَ فَلْتَقُلْ : إِنِّي صَائِمٌ

“Puasa itu bukanlah sekedar menahan diri dari makan dan minum, akan tetapi puasa itu dengan menahan diri dari perbuatan yang sia-sia, perkataan porno. Dan jika ada seseorang mencacimu atau berbuat jahiliyah kepadamu maka katakanlah ; ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa’.” (HR. Ibnu Khuzaimah : 7/282 dan Hakim : 4/111. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib Wat Tarhib : 1082).

4. Ghibah

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ ؟ قَالُوا : اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ : ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ قِيلَ : أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُولُ ؟ قَالَ : إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدْ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ

“Apakah kalian mengetahui apa itu ghibah?. Para sahabat berkata ; ‘Allah dan rasul-Nya yang lebih tahu’. Nabi bersabda : ‘Engkau menyebutkan hal yang dibenci oleh saudaramu’. Dikatakan ; ‘Apa pendapatmu ucapanku pada saudaraku itu benar?’.

Kata nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam ; ‘Jika apa yang engkau katakan benar, maka engkau telah menghibahnya, dan jika tidak benar engkau telah memfitnahnya’.” (HR. Muslim : 2589).

5. Namimah/mengadu domba.

Imam Ibnu Katsir berkata :

قُلْتُ: النَّمِيمَةُ عَلَى قِسْمَيْنِ: تَارَةً تَكُونُ عَلَى وَجْهِ التَّحْرِيشِ بَيْنَ النَّاسِ، وَتَفْرِيقِ قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ. فَهَذَا حَرَامٌ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. فَأَمَّا إِنْ كَانَتْ عَلَى وَجْهِ الْإِصْلَاحِ بَيْنَ النَّاسِ، وَائْتِلَافِ كَلِمَةِ الْمُسْلِمِينَ كَمَا جَاءَ فِي الْحَدِيثِ لَيْسَ الْكَذَّابُ مَنْ يُنَمِّ خَيْرًا أَوْ يَكُونُ عَلَى وَجْهِ التَّخْذِيلِ وَالتَّفْرِيقِ بَيْنَ جُمُوعِ الْكَفَرَةِ، فَهَذَا أَمْرٌ مَطْلُوبٌ كَمَا جَاءَ فِي الْحَدِيثِ الْحَرْبُ خدعة

“Aku katakan ; Namimah itu ada dua macam ; terkadang dilakukan untuk mengadu domba diantara manusia serta mencerai-beraikan hati-hati kaum mukminin, maka ini disepakati keharamannya.

Terkadang pula namimah dilakukan dalam rangka untuk mendamaikan diantara manusia, mengokohkan persatuan kaum muslimin sebagaimana tersebut dalam sebuah hadits ; ‘Bukan pendusta orang yang melakukan namimah untuk kebaikan’ (HR Bukhari : 2546) atau tujuannya untuk memporak-porandakan persatuan orang-orang kafir, maka ini semua boleh sebagaimana disebut dalam hadits ; ‘Perang itu adalah tipu muslihat’ (HR Bukhari 2866) (Tafsir Adh-Wa’ul Bayan : 4/563, Al-Jumu’ Al-Bahiyyah Lil ‘Aqidatis-Salafiyyah : 1/294).

Wallahu a’lam

____

Salurkan Donasi Terbaik Anda ke:

| Bank Syariah Mandiri (BSM)
| Kode Bank: 451
| No. Rekening: 7814 5000 84
| Atas Nama: Cinta Sedekah (PROGRAM DAI)

📱 Official Sosial Media Yayasan Cinta Sedekah
fb.com/CSPeduli
instagram.com/CSPeduli
youtube.com/c/CSPeduli
t.me/CSPeduli
twitter.com/CSPeduli

📜 Layanan CS :
cintasedekah.org/kalkulator-zakat
bit.ly/jadwalkajianapp
cintasedekah.org/aplikasi-cinta-sehat
🌏 https://cintasedekah.org/donasi