▪️ Jum’at, 26 Sya’ban 1442 H | 09 April 2021 M
👤 Ustadz Abul Aswad Al Bayaty hafizhahullah
📗 Tematik | Pembahasan Buku Fiqih Ramadhan – Meniti Hari Di Bulan Suci
🔊 Sesi Ke-19 | Bab 18 – Berbuka Puasa



Ada beberapa hal yang selayaknya kita perhatikan berkaitan dengan syariat berbuka ini diantaranya :

a). Waktu berbuka.

ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ

“Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.” (QS. Al-Baqarah :187).

b). Menyegerakan Berbuka

Bila kita telah yakin akan tenggelamnya matahari maka disunnahkan untuk bersegera berbuka. Bahkan muadzin yang akan mengumandangkan adzan lebih baik berbuka terlebih dahulu sebelum adzan.

c). Berbuka dengan kurma

Urutan terbaik untuk sesuatu yang kita konsumsi ketika pertama kali berbuka ialah ; Kurma basah, jika tidak ada kurma kering, jika tidak ada menenguk beberapa teguk air putih

d). Doa berbuka puasa.

terdapat riwayat shahih tentang doa berbuka puasa.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ، كَانَ رَسُوْ لُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِذَا اَفْطَرَ قَالَ : ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأَجْرُ اِنْشَاءَاللَّهُ

“Dari Ibnu Umar, adalah rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila berbuka (puasa) beliau mengucapkan : DZAHABAZH ZHAMA-U WABTALLATIL ‘URUQU WA TSABATAL AJRU INSYA’ALLAH (artinya : Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan/urat-urat, dan pahala telah ditetapkan inysa’Allah). (HR : Abu Dawud : 2357, Nasa’i : 1/66 dishahihkan oleh Imam Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud : 2357).

e). Kapan doa berbuka puasa dibaca

fatwa Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad Al-Badr, beliau menyatakan:

الذي يبدو أنه يقال مطلقاً لأن الظمأ يوجد ولكنه يتفاوت. وهذا الذكر يقال قبل الإفطار أو بعده، والأمر في هذا واسع

“Yang tampak kebenarannya dalam hal ini bahwa doa berbuka puasa tersebut diucapkan secara mutlak/bebas. Karena rasa haus didapatkan akan tetapi ia bertingkat-tingkat. Sehingga dzikir ini dibaca sebelum berbuka, atau setelahnya, permasalahannya luas”. (Rekaman pengajian Syarah Sunan Abu Dawud).

f). Keutamaan memberikan buka puasa

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

“Barangsiapa memberi makanan berbuka puasa untuk orang yang puasa, ia mendapatkan seperti pahala orang yang berpuasa. Dengan tanpa mengurangi pahala pelaku puasa sedikitpun”. (HR. Tirmidzi : 807 dishahihkan oleh Imam Al-Albani di dalam Shahihul Jami’ : 6415).

g). Do’a untuk orang yang memberikan kepada kita makanan berbuka puasa.

Apabila kita mendapatkan undangan makan berbuka hendaknya kita menghadirinya melainkan jika kita memiliki udzur. Dan hendaknya kita meyakini bahwa pahala kita tidak akan berkurang sama sekali ketika kita menghadiri undangan tersebut sebagaimana hadis yang telah berlalu. Dan kita diajarkan untuk mendoakan orang yang memberikan kepada kita makan buka puasa dengan doa-doa yang ma’tsur yang ada asalnya dari nabi kita yang mulia shalallahu ‘alaihi wa sallam. Diantara doa-doa tersebut ialah :

أَكَلَ طَعَامَكُمُ الأَبْرَارُ ، وَصَلَّتْ عَلَيكُمُ الْمَلاَئِكَةُ الأَخْيارُ ، وأفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُونَ

“Semoga yang memakan makananmu adalah orang-orang yang baik, dan semoga para malaikat yang mulia bershalawat kepada engkau, dan semoga yang berbuka di sisi engkau adalah orang-orang yang berpuasa”. (HR. Ibnu Abi Syaibah : 3/100, Ahmad : 3/118, An-Nasa’i dalam ‘Amalul Yaum : 268, Ibnu Sunni : 129, Abdurrazaq : 4/311 hadis ini shahih sebagaimana keterangan Syaikh Ali Hasan Al-Halabi dalam Shifatus Shaumin Nabi : 69).

Wallahu a’lam

____

Salurkan Donasi Terbaik Anda ke:

| Bank Syariah Mandiri (BSM)
| Kode Bank: 451
| No. Rekening: 7814 5000 84
| Atas Nama: Cinta Sedekah (PROGRAM DAI)

📱 Official Sosial Media Yayasan Cinta Sedekah
fb.com/CSPeduli
instagram.com/CSPeduli
youtube.com/c/CSPeduli
t.me/CSPeduli
twitter.com/CSPeduli

📜 Layanan CS :
cintasedekah.org/kalkulator-zakat
bit.ly/jadwalkajianapp
cintasedekah.org/aplikasi-cinta-sehat
🌏 https://cintasedekah.org/donasi