▪️ Kamis, 03 Ramadhan 1442 H | 15 April 2021 M
👤 Ustadz Abul Aswad Al Bayaty hafizhahullah
📗 Tematik | Pembahasan Buku Fiqih Ramadhan – Meniti Hari Di Bulan Suci
🔊 Sesi Ke-25 | Bab 24 – Zakat Fitri



1). Penamaan Zakat Fitri.

Nama yang disematkan kepadanya oleh dalil adalah Zakat Fitri sebagaimana riwayat sebagai berikut :

أنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَمَرَ بِإِخْرَاجِ زَكَاةِ الْفِطْرِ أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلاَةِ

“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk menunaikan Zakat Fitri sebelum berangkatnya kaum muslimin menuju lapangan untuk shalat hari raya.” [ (HR. Muslim : 986).]

Hadis dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu juga menyatakan demikian, beliau mengatakan,

فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنْ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ

“Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mewajibkan Zakat Fitri sebagai bentuk penyucian tehadap pelaku puasa dari kesia-siaan dan kekejian, dan sebagai bentuk memberi makan kepada orang-orang miskin”. [ (HR Abu Daud : 1609, Al-Hakim di dalam Al-Mustadrak : 1488 dishahihkan pula oleh Imam Al-Albani dalam Shahihul Jami’ : 3570).]

Nama Zakat Fitri inilah yang lebih tepat karena memang demikianlah yang disebutkan oleh dalil. Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani berkata :

أُضِيفَت الصَّدَقَةُ للفِطْرِ؛ لِكَونِهَا تَجِبُ بِالفِطْرِ مِن رَمَضَانَ

“Sedekah ini disambungkan dengan Fitri/berbuka, karena ia menjadi tanda wajibnya Fitri/berbuka dari puasa ramadhan”. [ (Fathul Bari : 3/367).]

Dan kita mendahulukan penamaan yang disebutkan dalil dari pada penamaan yang lainnya. Sebagaimana penjelasan Imam Ibnu Utsaimin berikut ini tentang keutamaan menggunakan lafadz Tamtsil dari pada Tasybih, beliau bertutur :

أنه الموافق للفظ القرآن في قوله تعالى: {ليس كمثله شيء}، {فلا تضربوا لله الأمثال}، ولم يقل: ليس كشبهه شيء ولا قال: فلا تضربوا لله الأشباه.

“Bahwasanya lafadz Tamtsil ini mencocoki lafadz Al-Qur’an seperti firman Allah ta’ala (Tiada yang semisal dengan Allah sesuatupun) dan firman Allah (Dan janganlah kalian membuat Tamtsil/permisalan terhadap Allah).
Allah tidak mengatakan “Tasybih/penyerupaan” tidak pula “Dan jangan kalian membuat tasybih /penyerupaan terhadap Allah”. [ (Majmu’ Fatawa War Rasail : 1/180-181).]

Meski sah-sah saja kita menyebutnya sebagai Zakat Fitrah karena ada sebagian ulama’ yang membolehkannya, wallahu a’lam.

2). Hukum Zakat Fitri

Zakat Fitri hukumnya wajib berdasarkan dua riwayat tersebut di atas, bahkan imam Ibnul Mundzir menghikayatkan ijma’/kesepakatan para ulama akan wajibnya zakat fitri beliau berkata :
أجمع كل من نحفظ عنه من أهل العلم على أن صدقة الفطر فرض
“Para ahli ilmu yang pernah kami ketahui semuanya bersepakat bahwa zakat fitri itu hukumnya wajib”. [ (Al-Ijma’ : 49).]

3). Fungsi Zakat

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam :

فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنْ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ

“Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mewajibkan zakat fitri sebagai bentuk penyucian tehadap pelaku puasa dari kesia-siaan dan kekejian, dan sebagai bentuk memberi makan kepada orang-orang miskin”. [ (HR Abu Daud : 1609 Al-Hakim di dalam Al-Mustadrak : 1488 dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ : 3570, Shahih Sunan Abi Dawud : 1420).]

Imam Ibnu Utsaimin rahimahullah menjelaskan hikmah disyariatkannya zakat fitri ini :

شكر لله عز وجل على إتمام الشهر وطعمة للمساكين في هذا اليوم الذي هو يوم عيد وفرح وسرور فكان من الحكمة أن يعطوا هذه الزكاة من أجل أن يشاركوا الأغنياء في الفرح والسرور

“Dalam rangka bersyukur kepada Allah azza wa jalla karena telah menyempurnakan puasa sebulan penuh. Dan sebagai bentuk memberi makan kepada orang-orang miskin di hari raya, hari kegembiraan dan kebahagiaan. Maka merupakan sebuah kebijaksanaan jika zakat fitri ini diberikan kepada orang-orang miskin supaya mereka ikut serta bersama orang-orang kaya dalam merasakan kebahagiaan dan kegembiraan”. [ (Asy-Syarhul Mumti’ : 6/160).]

4). Atas siapa kewajiban zakat fitri berlaku

Ia berlaku bagi setiap orang islam baik laki, wanita, tua, muda maupun anak-anak berdasarkan riwayat Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma sebagai berikut :

فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ عَلَى الْعَبْدِ وَالْحُرِّ وَالذَّكَرِ وَالْأُنْثَى وَالصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ مِنْ الْمُسْلِمِينَ وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلَاةِ

“Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitri sebanyak satu sho’ berupa kurma atau satu sho’ berupa gandum, wajib bagi setiap budak, orang merdeka, lelaki, wanita, anak kecil maupun orang tua dari kalangan kaum muslimin. Dan nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk menunaikannya sebelum keluarnya manusia menuju tanah lapang untuk shalat”. [ (HR. Bukhari : 1503, Muslim : 984).]

5). Jenis zakat fitri

Zakat fitri dibayarkan berupa makanan pokok di masing-masing negri sebesar satu Sho’. Syaikh Ali bin Hasan Al-Halabi berkata :

وقد اختلف في تفسير لفظ الطعام الوارد في حديث أبي سعيد الخدري -رضي الله عنه- فقيل: الحنطة، قيل: غير ذلك، والذي تطمئن إليه النفس أنه عام يشمل كل ما كيل من الطعام

“Para ulama berselisih akan tafsir kata ‘makanan’ yang tersebut di dalam hadis Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu. Lantas dikatakan bahwa maksud makanan di situ ialah gandum, dikatakan lagi bukan itu maksudnya. Pendapat yang menenangkan jiwa bahwasanya kata ‘makanan’ tersebut mencakup semua jenis makanan yang bisa ditimbang.”[ (Shifatus Shaumin Nabi : 103).]

Wallahu a’lam

____

Salurkan Donasi Terbaik Anda ke:

| Bank Syariah Mandiri (BSM)
| Kode Bank: 451
| No. Rekening: 7814 5000 84
| Atas Nama: Cinta Sedekah (PROGRAM DAI)

📱 Official Sosial Media Yayasan Cinta Sedekah
fb.com/CSPeduli
instagram.com/CSPeduli
youtube.com/c/CSPeduli
t.me/CSPeduli
twitter.com/CSPeduli

📜 Layanan CS :
cintasedekah.org/kalkulator-zakat
bit.ly/jadwalkajianapp
cintasedekah.org/aplikasi-cinta-sehat
🌏 https://cintasedekah.org/donasi