Jum’at, 29 Syaโ€™ban 1443 H | 01 April 2022 M
๐Ÿ‘ค Ustadz Abul Aswad Al Bayaty hafizhahullah
๐Ÿ“— Tematik | Pembahasan Buku Fiqih Ramadhan – Meniti Hari Di Bulan Yang Diberkahi
๐Ÿ”Š Sesi Ke-8 | Bab 7 – Metode Penetapan Awal Dan Akhir Ramadhan



Metode Penetapan Awal Dan Akhir Ramadhan.

Sebenarnya jika kita mengikuti dalil-dalil di atas yang berujung pada satu kesimpulan bahwa permulaan Ramadhan dan hari raya itu dengan mengikuti keputusan penguasa, justru akan semakin ringan, mudah dan persatuan kaum muslimin dapat terwujud.

Seandainya ternyata keputusan penguasa tersebut salah maka kesalahannya akan ditanggung oleh penguasa. Adapun kita sebagai rakyat tidak ikut menanggung dosa dan kesalahannya, Nabi shalallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda :

ูŠูุตูŽู„ู‘ููˆู’ู†ูŽ ู„ูŽูƒูู…ู’ุŒ ููŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุตูŽุงุจููˆู’ุง ููŽู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽู‡ูู…ู’ุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุฎู’ุทูŽุฃููˆู’ุง ููŽู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’

โ€œMereka shalat mengimami kalian. Apabila mereka benar, kalian dan mereka mendapatkan pahala. Apabila mereka keliru, kalian mendapat pahala sedangkan mereka mendapat dosa.โ€
[ (HR. Bukhari : 694).]

Di samping itu kita tidak diperkenankan untuk berpuasa pada hari syak/hari yang meragukan (ragu apakah hari itu hari terakhir bulan syaโ€™ban atau hari pertama bulan ramadhan) dengan cara berpuasa sebelum ramadhan satu atau dua hari sebelumnya berdasarkan hadis :

ู„ูŽุง ูŠูŽุชูŽู‚ูŽุฏู‘ูŽู…ูŽู†ู‘ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุจูุตูŽูˆู’ู…ู ูŠูŽูˆู’ู…ู ุฃูŽูˆู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽูŠู’ู†ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽูƒููˆู†ูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูŽุตููˆู…ู ุตูŽูˆู’ู…ูŽู‡ู ููŽู„ู’ูŠูŽุตูู…ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ

โ€œJanganlah salah seorang dari kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa satu atau dua hari sebelumnya. Kecuali bagi lelaki yang terbiasa puasa maka hendaknya ia berpuasa pada hari tersebutโ€.
[ (HR. Muslim : 573).]

Nabi shalallahu โ€˜alaihi wa sallam juga bersabda :

ู…ูŽู†ู’ ุตูŽุงู…ูŽ ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ูŠูŽุดููƒู‘ู ูููŠู‡ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ููŽู‚ูŽุฏู’ ุนูŽุตูŽู‰ ุฃูŽุจูŽุง ุงู„ู’ู‚ูŽุงุณูู…ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ

โ€œBarangsiapa berpuasa pada hari yang manusia ragu di dalamnya, maka ia telah bermaksiat kepada Abul Qasim shalallahu โ€˜alaihi wa sallam.โ€
[ (HR Tirmidzi dishahihkan oleh Imam Al-Albani di dalam kitab Shahih Sunan At-Tirmidzi : 553).]

Namun jika hari tersebut telah ditetapkan oleh penguasa akan status kejelasannya, seperti penguasa menetapkan hari ini adalah awal Ramadhan misalnya, maka kita mengikuti ketetapan penguasa, Imam Ibnu Utsaimin menjelaskan :

ูˆุฃุตุญ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃู‚ูˆุงู„ ู‡ูˆ ุงู„ุชุญุฑูŠู… ุŒ ูˆู„ูƒู† ุฅุฐุง ุซุจุช ุนู†ุฏ ุงู„ุฅู…ุงู… ูˆุฌูˆุจ ุตูˆู… ู‡ุฐุง ุงู„ูŠูˆู… ูˆุฃู…ุฑ ุงู„ู†ุงุณ ุจุตูˆู…ู‡ ูุฅู†ู‡ ู„ุง ูŠู†ุงุจุฐ ูˆุชุญุตู„ ุนุฏู… ู…ู†ุงุจุฐุชู‡ ุจุฃู„ุง ูŠูุธู‡ุฑ ุงู„ุฅู†ุณุงู† ูุทุฑู‡ ุŒ ูˆุฅู†ู…ุง ูŠููุทุฑ ุณุฑุงู‹

โ€œPendapat yang paling benar dari sekian banyak pendapat ini ialah puasa di hari Syak/meragukan itu haram hukumnya. Tapi apabila telah jelas keputusan penguasa wajibnya puasa di hari tersebut dan penguasa memerintahkan manusia untuk berpuasa di hari itu, maka hal ini tidak boleh ditentang.โ€
[(Asy-Syarhul Mumtiโ€™ : 6/318).]

Keputusan ini pulalah yang ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia dalam fatwa yang mereka rilis. Diantara point keputusan fatwa yang disebutkan di sana adalah :

โ€œMEMUTUSKAN MENETAPKAN : FATWA TENTANG PENETAPAN AWAL RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJJAH
Pertama : Fatwa Penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah dilakukan berdasarkan metode ruโ€™yah dan hisab oleh Pemerintah RI cq Menteri Agama dan berlaku secara nasional. Seluruh umat Islam di Indonesia wajib menaati ketetapan Pemerintah RI tentang penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Dalam menetapkan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah, Menteri Agama wajib berkonsultasi dengan Majelis Ulama Indonesia, ormas-ormas Islam dan Instansi terkait. Hasil rukyat dari daerah yang memungkinkan hilal dirukyat walaupun di luar wilayah Indonesia yang mathlaโ€™nya sama dengan Indonesia dapat dijadikan pedoman oleh Menteri Agama RI.โ€

Fatwa ini ditanda tangani oleh ketua komisi fatwa MUI KH Maโ€™ruf Amin, dan juga sekertaris komisi fatwa MUI Bapak Hasanudin.
(Sumber : Fatwa MUI nomor ; 2 Tahun 2004 tentang penetapan awal Ramadhan, Syawaal dan Dzulhijjah).

Wallahu aโ€™lam

Unduh Poster

____

Salurkan Donasi Terbaik Anda ke:

| Bank Syariah Indonesia (BSI)
| Kode Bank: 451
| No. Rekening: 7814 5000 84
| Atas Nama: Cinta Sedekah (Program Da’i)

๐Ÿ“ฑ Official Medsos & Layanan YCS
๐Ÿ›‹ https://lynk.id/cspeduli/